asiarcseldyastriliaadheanti

Analisis : Awan Terbelah Di Yogyakarta

Posted on: April 13, 2011

 

Analisis :

Fenomena awan terbelah di Yogyakarta pada Jumat sore Tanggal 11 Juni 2010 menjelang pelaksanaan piala dunia, langit kota Yogya diliputi pemandangan yang sangat luar biasa.

Ada sebuah fenomena alam yang tidak seperti biasanya. Diatas langit kota yogya terpampang suatu gugusan awan yang seperti terbelah, membentuk seperti suatu jalan besar diatas langit.

Beberapa cerita muncul mengkaitkan fenomena tersebut dengan terjadinya sebuah gempa, yang juga pernah melanda kota Yogya tahun 2006 yang lalu (Kenangan terjadinya bencana : 27052006 Waktu Bencana). Saya tertarik pandangan ilmuan atau para pakar mengenai hal ini. Dari beberapa sumber di intenet , ada penjelasan yang menarik yang diuntarakan situs informasi gempa jepang.

Menurut situs tersebut fenomena awan bisa terjadi dikarenakan oleh gelombang elektromagnetik yang disebabkan terjadinya tubrukan lempeng penyebab gempa akan keluar dan membuat efek pada terbentuknya awan yang tidak seperti biasanya.

Pakar gempa China Guo dan Wang, memiliki teori , letusan gas panas akibat suatu tubrukan pada bumi mengakibatkan terjadinya penguapan yang luar biasa di awan yang membuat suatu fenomena alam.

Pendapat lain diungkapkan Friedemann Freund dari NASA Ames Research Center ,Moffett Field, California. Kemungkinan besar akibat adanya tabrakan didasar bumi menyebabkan perubahan ion diatas udara, padahal ion ini biasanya diperlukan dalam pembentukan suatu awan.

Sebagian orang mungkin beranggapan kalau foto di atas adalah hasil Photoshop. Namun, ternyata tidak. Walaupun terlihat sangat spektakuler, fenomena di atas adalah sebuah fenomena yang sudah dikenal di dunia sains dan bahkan memiliki penjelasan yang cukup sederhana.

Fenomena itu disebut Anticrepuscular Rays.

Ini penjelasan singkat mengenainya.

Untuk memahami soal Anticrepuscular Rays, terlebih dahulu kita harus memahami soal saudaranya yang bernama Crepuscular Ray.

Crepuscular Ray adalah suatu fenomena alam ketika cahaya matahari terlihat beradiasi dari satu titik tertentu. Radiasi cahaya ini bisa terjadi karena cahaya matahari masuk melewati celah-celah di antara awan atau objek lain dan biasanya terlihat menjelang matahari terbit atau tenggelam.

Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan Sun Rays atau Gods Rays.

 

Referensi : http://blognyajose.blogspot.com dan http://unik.kompasiana.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Calendar

April 2011
M T W T F S S
« Mar   May »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d bloggers like this: